Dinas pendidikan | Sejarah dinas pendidikan Garut

Dinas pendidikan
Dinas pendidikan | Sejarah dinas pendidikan Garut. Sejarah pendidikan di Indonesia sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka, yakni sejak masa penjajahan oleh Belanda, bangsa Indonesia telah mengadakan pendidikan walau secara sembunyi – sembunyi dari pemerintah Hindia Belanda, walaupun demikian bangsa Indonesia pantang menyerah untuk tetap belajar ditengah-tengah peperangan.

Pada waktu itu bermunculan para cendikiawan keturunan yang dengan gigihnya mengajarkan bangsa Indonesia supaya dapat menulis dan membaca, berkat kegigihan para cendikiawan inilah, maka lahirlah kumpulan cendikiawan yang menamakan dirinya “TIGA SERANGKAI” dan berkat kerja keras merekalah, maka pada tahun 1980 berdirilah sekolah yang diberi nama “STOVIA” di sinilah banyak pemuda-pemuda Indonesia yang terpelajar dan turut dalam mencerdaskan bangsa.

Dari tahun ketahun bangsa Indonesia banyak yang dapat menulis serta membaca, sehingga pada tanggal 20 Oktober 1928 lahirlah Supah Pemuda yang diprakarsai oleh pemuda-pemuda Indonesia. Sejak saat itu pendidikan tidak lagi dilakukan secara sembunyi-sembunyi, melainkan sudah terang-terangan tidak ada lagi rasa takut untuk menuntut ilmu, dengan Sumpah Pemuda Indonesiabertekad untuk bersatu melawan penjajah dimuka bumi ini.

Kemudian pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, bersama dengan itu lahirlah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pada tahun 1981 pemerintah mengeluarkan peraturan No. 65 tahun 1981 yaitu menerapkan, bahwa sebagian urusan pendidikan di serahkan kepada pemerintah daerah, yang mana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini di pelopori oleh Dr. Moch Yamin, kemudian pada tahun 1989 pemerintah kembali mengeluarkan peraturan No. 11 tahun 1989 tentang penyerahan sebagian rusan pemerintahan di bidang P dan K kepada pemerintah kabupaten, kemudian pada tahun 1990 dikeluarkan perda No. 3 tahun 1990 tentang pebentukan Dinas dan Cabang Dinas P dan K, kemudian pada tahun 2001 pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah tentang Otonomi Daerah.

Dalam era otonomi, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut bertekad untuk mendukung pembangunan pendidikan di Kabupaten Garut yang mendasari di selenggarakannya Otonomi Daerah di Kabupaten Garut, yaitu lahirnya Undang-undang nomor 22 tahun 1999, tentang Pemerintah Daerah. Untuk melaksanakan Otonomi Daerah di Kabupaten Garut sesuai dengan Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tersebut telah ditetapkan peraturan daerah Kabupaten Garut No 27 tahun 2000 tentang pembentukan organisasi perangkat Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Garut.

Berdasarkan peraturan Daerah Nomor 27 Tahun 2000, Bab III, Bagian Kedua Paragraf 4, dan Pasal 8 tersebut, Organisasai Dinas Pendidikan Garut terbentuk hasil penggabungan dari dinas P dan K, Kantor Departemen Pendidikan Nasional dan pengurus kantor Departemen Agama, intansi dengan bawahannya yang menunjukan aturan pemimpin kepala bagian masing-masing.My Google Profile
Poskan Komentar